Fathulmuin19’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Disfungsi Partai Politik dan ketidakjelasan Konstituenya

Prosese pemilihan wakil rakyat baik yang ada di DPR, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota seperti yang ada dalam UU No 10 tahun 2008, diatur dengan mekanisme bahwa pemilih bebas memilih partai yang berbeda sebagai wakil mereka ditingkat pusat sampai ditingkat daerah tingkat II. Artinya pemilih bisa menentukan secara berbeda bisa wakil mmereka yang duduk DPR dari partai Golkar, anggota DPRD provinsi dari partai Geringa dan di DPRD tingkat kabupaten/ kota dari partai-partai apa saja. Dari sini menunjukkan bahwa perbedaan yang terjadi pada garis perpolitikan menjadi tidak bermakna lantas kemudian dimana fungsi sebenarnya partai politik tersebut apabila garis perbedaan kepentingan menjadi tidak berarti dalam pemilihan anggota DPR, DPR provinsi dan kabupaten/kota.
Di Indonesia partai politik diartikan sebagai organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara, serta memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dari defininisi ini keberadaan partai politik digunakan untuk mengakomodir garis perbedaan diantara warga sehingga perbedaan-perbedaan pandangan dan kepentingan bisa terwadahi dalam bentuk yang lebih kongkrit.
Bersamaan denga pengertian itu meminjam definisi yang dipakai Carl J. Friedrich dan Sigmund Naumann pada dasarnya partai politk yang dibentuk oleh sekelompok manusia yang terorganisir secara setabil adalah untuk mencapai tujuan merebut atau mempertahankan penguasaan terhadap pemerintahan bagi pemimpin partainya atas dasar persaingan dengan suatu golongan atau golongan-golongan lain yang mempunyai pandangan yang berbeda. Pandangan-pandangan diatas bisa disimpulkan bahwa sebenarnya partai politik ada adalah untuk mengakomodir setiap fragmentasi kepentingan sehingga perbedaan tersebut bisa terorganisir dan tersalurkan secara memadai kepada pemerintah melalui partai politik. Sehingga dari sisni bisa diketahui beberapa fungsi partai politik. Berhubungan dengan hal itu, Miriam Budiarjo membagi beberapa fungsi partai politk dalam negara demokrasi sebagai berikut: partai politik ada sebagai sarana kominikasi politik, partai politik sebagai sarana sosialisasi politk, partai politk ada sebagai sarana recruitmen masyarakat untuk aktif dalam berpolitkan, dan yang terakhir partai poltik ada sebagai alat management conflik.
Berkaitan dengan model pemilihan anggota DPR, DPR provinsi dan kabupaten/kota dan beberapa definisi dan fungsi partai politk diatas, penulis merasa ada beberapa kelemahan mengenai tata cara berpolitik kita khususnya berkaitan dengan tata cara pemilihan wakil rakyat. Dengan tidak samanya pilihan garis politk wakil rakyat ditingkat pusat dan daerah maka akan mengakibatkan bebarapa hal antara lain:
a.ketidak jelasan konstituen dari setiap partai politk
konstituen partai politk merupakan elemen utama dalam menetukan apakah partai politik tertentu legitimate atau tidak. Besarnya jumpah anggota sangat menentukan bahwa partai politik tersebut dapat menjadi atau bahkan merebut pemerintahan sehingga apa yang menjadi tujuan awal keberadan partai politik tersebut tercapai. Karena konsepsi demokrasi memang mengharuskan bahwa kekuasaan harus dibentuk oleh suara masyarakat
Memandang terjadi ketidak jelasnya alur politik masyarakat seperti diatas lalu bagai mana menjawab realita bahwa partai politik ada dan eksis ditentukan oleh masyarakat. Bagaimana kita bisa menyatakan bahwa partai politk yang mendapat suara terbanyak dan menjadi penguasa ditingkat pusat bisa benar-benar legitimasi ditingkat bawah. Sehingga dengan kondisi yang seperti itu menjadi wajar apabila partai politk justru menjadi oligarki dalam masyarakat maka jangan pernah mengeluh apabila selalu terjadi perbedaan visi anata masyarakat dengan partai politk. Kesalahan sistem memang sangatlah menentukan terjadinya kesimpangsiuran legitimasi sebuah partai politik.
b.Perbedaan pilihan wakil ditingkat pusat dan daerah menyebabakan gagalnya komunikasi politik antara warga Negara dengan wakilnya.
Partai politik secara fungsional ada adalah sebagai sarana kominikasi antara masyarakat dengan wakil mereka baik ditingkat pusat maupun daerah. Jalinan komunikasi ini bisa berjalan dengan baik apabila terjadi hubungan hirarki yang baik antara wakil rakyat yang ada dipusat dengan yang ada diaderah. Sehingga penbelokan pilihan terhadap partai politk yang lain pada daerah akan secara langsung akan memutus pula jalinan komunikasi masyarakata yang ada di daerah dengan yang ada diatasnya.
Melihat kelemahan-klemahan yang terjadi dalam aturan yang mengatur mengenai pemilihan anggota DPR, dan DPR baik ditingkat Provinsi maupun kabupaten/kota. Ada beberapa hal yang mesti dilakukan apabila ingin berjalanya jalinan kominikasi antara konstituen partai politk mulai dari tingkat yang paling bawah sampai yang paling atas, sehingga legitimasi mereka sebagai sarana komunikasi politk benar-benar terjamin. Hal-hal yang mestidilakukan antara lain:
1.Dibuatnya sebuah aturan yang mengatur bahwa masyarakat wajib menyamakan pandangan politknya dengan memilih wakil mereka menggunakan partai yang sama.
2.Diciptakanya sebuah mekanisme informasi yang mudah baik oleh pemerintah maupun internal parpol sendiri, apabila masyarakat ingin mengetahui calan wakil mereka mulai dari tingkat pusat sampai daerah. sehingga masyarakat bisa menentukan pilihanya secara mudah karena banyaknya alternative pilihan

March 29, 2009 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: